Untuk bisa menganalisa suatu web yang berisi tentang informasi data statistic secara detail tentang kunjungan ke situs atau target pemasaran di perlukan suatu aplikasi web analysis yang bisa menggambarkan aktifitas dari web kita.
Ada dua kategori web analytic yaitu off-site dan on-site web analytics.
Off-site web analytics cenderung pada analisis internal web itu sendiri seperti comments, polling dll. Sedangkan On-site web analytics berhubungan dengan pengunjung yang mengakses web kita. Pada artikel ini saya akan menerapkan On-site web analytics untuk mengetahui aktivitas pengunjung yang berlaku pada web kita.
Banyak vendor yang menyediakan software aplikasi dan service web analytic yang menawarkan tentang site analysis di antaranya pagerank, Alexa, Google nalytic dll. Tapi pada dasarnya ada dua cara dalam pendekatan mengumpulkan data. Cara pertama adalah logfile analysis, yaitu membaca logfile di dalam webserver yang berisi semua transaksi. Cara kedua, page tagging, yaitu menggunakan JavaScript pada setiap page untuk memberitahukan third-party server ketika page di eksekusi oleh web browser.
Dari antara aplikasi itu saya lebih menyukai google analytic, selain FREE saya udah punya accountnya (karena utk bisa memakai google analytic ini kita cukup log in dengan email account di gmail) dan aplikasi ini juga menawarkan data yang lengkap sekali di antaranya: Site usage, visitor overview, Map overlay word, Traffic Sources overview, Content overview dan banyak lagi fitur-fitur yang bisa customize sesuai kebutuhan kita.
Simplenya, google analytic memudahkan kita untuk melacak user yang mengakses dan mendownlud atau me-review contents yang ada pada web kita.
Banyak kemampuan yang di tawarkan oleh google analytic, tetapi buat web saya yang sederhana cukup yang standart-standart saja. Untuk mengetahui fitur apa saja yang terdepat di google analytics, silahkan jalan-jalan ke sini.
Popularity: 7%
Related posts:





