Tujuan pengujian bend test ini adalah untuk mengetahui sifat keuletan/ductility dan kemulusan/soundness dari pengelasan.
Prinsipnya specimen di diletakkan di mesin uji kemudian di lakukan pembengkokan sampai membentuk huruf ‘U’ (180) pada area pengelasan di sebuah specimen sehingga akan menghasilkan kontur yang diinginkan. Pengecekan di lakukan pada permukaan yang cembung pada specimen yang telah di bengkokkan tadi, apakah ada keretakan (craks) atau cacat yang lainnya. Pada umumnya jenis specimen yang di gunakan untuk pengujian guided bend test adalah berbentuk persegi panjang dari plate atau pipa yang telah di machining. Untuk menyamakan peresepsi tentang bagian-bagian dari specimen akan di sederhanakan istilahnya sebagai berikut: Permukaan lasan yang lebar di sebut capping sedangkan permukaan lasan yg sempit di sebut root. » Read more: Pengujian Bend Test Pada Pengelasan
Popularity: 27%

Hari minggu 25-Jan-08 pukul 07.00 pagi saya mulai bersiap-siap untuk mengadakan praktek Destructive Test yang di adakan oleh IKBAL M YOS di PT. Hi-Test Batam center. Selepas sarapan pagi saya pun mulai berpamitan dengan anak istri kemudian mengeluarkan dek ‘vega’ kesayangan dan langsung ngacir ke Batam center. Dengan bermodal mapping yang di kasih Pak Wandhi di malam sebelumnya saya tiba tepat di PT. Hi-Test pada pukul 08.00 WBC (Waktu Batam Center J). Di situ udah standby beberapa rekan yang kayaknya udah datang dari shubuh tadi he..he…



